KUPANG, fokusnusatenggara.com — Mawar ( 17 ) seorang siswi SMA Kota Kupang mengalami nasib apes, kini trauma berat. Betapa tidak dia diculik oleh seorang sopir dum truk, 9 Januari 2025 lalu.
Kronologisnya : Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Isak Tamael, pendamping korban, kejadian bermula ketika korban dijemput oleh pelaku bersama dua orang temannya saat jam istirahat sekolah pada 9 Januari 2025 pukul 09.00 pagi.
Dengan dalih mengajak makan Salome di sekitar sekolah, pelaku justru membawa korban ke wilayah Kilometer 10 Oesapa untuk mengantar kedua temannya.
Setelah itu, pelaku membawa korban makan ayam geprek di warung. Selesai makan, korban sempat meminta diantar pulang, namun pelaku mengabaikannya malah membawanya ke jembatan Petuk. Di tempat inilah pelaku melancarkan aksi bejatnya, seperti dilansir timorsavana.com.
Diketahui bahwa pelaku telah menyiapkan pakaian ganti yang rencananya untuk korban. Di jembatan di Petuk ini, Mawar dipaksa untuk mengganti seragam sekolahnya.
Usai kejadian di Petuk, pelaku kembali ke kilometer 10 untuk menjemput kedua temannya, lalu membawa korban ke Takari dengan truk dum yang dikendarainya. Setibanya di Takari pada pukul 18.00 WITA, korban diinapkan di rumah salah satu teman pelaku dan kembali diperkosa. Korban mengaku dipindahkan sebanyak tiga kali selama berada di Takari.
Upaya Pencarian dan Pengungkapan Kasus:
Keluarga korban yang khawatir karena korban tak kunjung pulang, mulai melakukan pencarian. Mereka sempat mencari ke sekolah pada pukul 16.00, namun sekolah sudah tutup.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











