Senada dengan itu, dr. Ronal menambahkan bahwa pelatihan akan digelar secara gratis untuk ASN sebagai bentuk bakti sosial IDI. “Kegiatan ini akan dikemas dengan judul Everybody Can Do CPR, untuk mengedukasi masyarakat luas bahwa pertolongan pertama bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi bisa dilakukan oleh siapa saja yang menjadi penolong pertama,” ujarnya.
- Anton menambahkan bahwa kegiatan ini ditargetkan diikuti oleh 300 ASN dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Kupang. Selain sebagai kegiatan sosial, pelatihan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menjelang Musyawarah Cabang IDI yang akan digelar awal September mendatang.
Menanggapi inisiatif tersebut, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh. Menurutnya, pelatihan CPR adalah kebutuhan mendesak yang menyentuh langsung kepentingan publik. “Di luar negeri, masyarakat awam sudah terbiasa melakukan pertolongan pertama. Karena itu, kegiatan ini sangat penting. Kita akan mulai dari ASN, lalu ke masyarakat melibatkan RT, RW, hingga Karang Taruna,” ungkapnya.
Wali Kota juga mengusulkan agar kegiatan pelatihan di lingkup Pemerintah Kota Kupang dijadwalkan pada bulan Agustus dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI. Pemerintah Kota Kupang siap menyediakan lokasi pelatihan di Aula Rujab Wali Kota atau Lantai 1 Kantor Wali Kota, serta mendukung kebutuhan logistik seperti tenda, kursi, dan konsumsi bagi pelatih dan peserta.
“Ini bagian dari kolaborasi nyata antara pemerintah dan organisasi profesi. Saya akan minta Kepala Dinas Kesehatan membentuk grup koordinasi dengan Bagian Umum, Dirut RSUD SK Lerik, dan Kabag Protokol, agar kegiatan ini terorganisasi dengan baik. Ke depan, kita akan perluas pelatihan hingga ke tingkat kelurahan,” tegasnya.
Tak hanya di kantor pemerintahan, Wali Kota juga membuka peluang bagi IDI untuk terlibat dalam kegiatan Pemerintah Kota Kupang di SABOAK Koepan, sebagai media edukasi langsung kepada masyarakat. “Kami terbuka. Jika IDI ingin demo CPR di SABOAK, kami persilakan. Karena ini bukan sekadar kegiatan, tapi penyelamatan nyawa,” tambahnya.
Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama untuk segera menindaklanjuti pelaksanaan pelatihan ini melalui koordinasi lintas sektor
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











