ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Wali Kota Kupang Tinjau Lokasi Kebakaran di Kampung Nelayan, Tawarkan Rumah Jabatan Sebagai Penampungan Sementara

Avatar photo
Reporter : DICKY TAUNAISEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menawarkan Rumah Jabatan Wali Kota sebagai tempat tinggal sementara bagi warga yang belum memiliki penampungan.

“Kalau belum ada tempat tinggal sementara, Rumah Jabatan terbuka untuk digunakan. Di sana ada mess yang bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Kupang, Ricko Umar, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi untuk mengakomodasi tawaran tersebut.

Baca Juga :  Dirjen Polpum Kemendagri Puji Toleransi di Kota Kupang, Umat Muslim Berjualan Takjil di Depan Gereja

“Sesuai arahan Pak Wali Kota tadi, nanti kami koordinasikan kembali. Apabila ada warga yang bersedia dievakuasi ke sana, akan kami bantu,” ujarnya.

Ricko juga menjelaskan bahwa penanganan prioritas saat ini difokuskan kepada kelompok rentan, seperti balita, anak-anak, perempuan, dan lansia.

“Menurut data yang kami terima, hanya ada satu lansia dan sudah dipindahkan ke rumah keluarganya. Selebihnya, balita, anak-anak, dan perempuan sudah diungsikan ke rumah keluarga yang letaknya tidak jauh dari lokasi kejadian,” terangnya.

Baca Juga :  Demo Soal Setnov, Resimen Samakan Tiga Pejabat Ini Dengan Tikus

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Informasi awal menyebutkan bahwa api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik di salah satu rumah warga.

Pemerintah Kota Kupang berkomitmen akan terus mendampingi warga terdampak hingga kondisi kembali normal dan seluruh kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

  • Bagikan