ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Penjabat Wali Kota Kupang Gelar “Ngobrol Inspiratif” Bersama RT/RW, LPM, dan Lurah se-Kecamatan Kota Raja

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com -Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., menggelar acara bertajuk “Ngopi” (Ngobrol Inspiratif) bersama para Ketua RT/RW, LPM, Lurah, dan Camat se-Kecamatan Kota Raja, Rabu (13/11), bertempat di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.

Pertemuan ini bertujuan membahas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat serta mencari solusi bersama demi meningkatkan kualitas hidup warga.

Acara tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Wali Kota, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ignasius Repelita Lega, SH, beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah lingkup Kota Kupang, Camat Oebobo, Lurah, Ketua LPM, serta Ketua RT/RW se-Kecamatan Kota Raja.

Baca Juga :  Cia Rondo, Finalis Puteri Cilik 2020 Minta Restu Wali Kota Kupang

Dalam pertemuan ini, Penjabat Wali Kota menyoroti beberapa isu utama yang menjadi perhatian pemerintah, antara lain penanganan stunting, kebersihan lingkungan, serta peningkatan infrastruktur. Berdasarkan data, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat angka stunting tertinggi kedua secara nasional.

Di Kota Kupang, Kecamatan Maulafa dan Kecamatan Alak menjadi wilayah dengan prevalensi stunting tertinggi, mencapai 4.086 anak balita yang terdampak.

Baca Juga :  Penjabat Wali Kota Kupang Pantau Harga Pasar

“Pemerintah Kota Kupang menargetkan penurunan angka stunting hingga 2.000 kasus dalam enam bulan ke depan melalui berbagai intervensi, seperti edukasi gizi dan bantuan pangan,” ujar Penjabat Wali Kota.

Namun, sejumlah Ketua RT melaporkan kendala di lapangan terkait distribusi bantuan. Ketua RT 006 Kelurahan Bakunase menyampaikan bahwa bantuan telur dan ayam yang diterima beberapa keluarga penerima manfaat dalam kondisi rusak.

Dari 22 keluarga penerima, 19 di antaranya menerima bantuan yang sudah tidak layak konsumsi. Menanggapi hal ini, Penjabat Wali Kota berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi untuk segera mengganti bantuan tersebut dengan yang berkualitas baik.

Baca Juga :  DPRD Minta Pemkot Kupang Beri Penjelasan Soal Kebijakan Kenaikan Pendapatan Pada APBD 2023

Kebersihan lingkungan menjadi isu penting lainnya yang dibahas dalam pertemuan ini. Penjabat Wali Kota menyampaikan bahwa pemerintah kota akan meluncurkan lomba kebersihan antar-kelurahan untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan. Beberapa Ketua RT, seperti Ketua RW 003 Kelurahan Naikoten 1, melaporkan masalah penumpukan sampah akibat keterbatasan armada pengangkut.

  • Bagikan