Christian memahami bahwa bencana yang menimpa keluarga di Flores dapat berdampak langsung terhadap kehidupan mahasiswa yang sedang berada jauh dari rumah. “Mungkin adik-adik terhambat kiriman dari orang tua. Semoga sedikit bantuan ini bisa membantu adik-adik,” katanya.
Mewakili Pemerintah Kota Kupang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, S.H., menyerahkan bantuan didampingi Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP., M.M., serta Manajemen PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Cabang Kupang.
Ignasius mengatakan, bantuan tersebut mungkin belum mampu menyelesaikan seluruh persoalan yang sedang dihadapi mahasiswa dan keluarganya. Namun, ia meminta para penerima melihat bantuan itu sebagai bentuk kepedulian yang lebih besar.
“Lebih dari itu, terimalah bantuan ini sebagai tanda bahwa ada banyak orang yang peduli terhadap kalian,” ujar Ignasius.
Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana juga merupakan bagian dari pembangunan. “Pembangunan bukan hanya soal membangun gedung atau mengelola angka-angka dalam anggaran, tetapi pembangunan juga berarti membangun kepedulian,” katanya.
Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Kupang melalui Bappeda, PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Cabang Kupang, serta organisasi kepemudaan mahasiswa NTT. Pendataan penerima dilakukan bersama enam organisasi mahasiswa, yakni PMKRI, GMNI, GMKI, HMI, PMII, dan IMM, hingga ditetapkan 342 mahasiswa sebagai penerima bantuan kemanusiaan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











