ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Uang Keluarga Bisa Kacau Gara-Gara Gaya Hidup, Sekda Kupang : Jangan Sampai Keluarga Terjerat Pinjol

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Pin
Sekda Kupang Kota warning agar keluarga jangan terjerat Pinjol ( Ist )

KUPANG, fokusNusaTenggara.com  — Gaji masuk, kebutuhan rumah tangga menunggu, sementara godaan gaya hidup terus datang. Di tengah kemudahan transaksi digital, salah mengatur uang sedikit saja bisa berujung pada persoalan yang lebih besar bagi keluarga.

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, S.H., mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan tuntutan gaya hidup menyeret keluarga ke dalam masalah keuangan, termasuk melalui pinjaman online.

Pesan itu disampaikan Jeffry saat membuka Pelatihan Literasi Keuangan Rumah Tangga bagi Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang di Aula Lantai II Kantor Bapenda Kota Kupang, Sabtu (26/9/2026).

Baca Juga :  Pemkot Kupang Jadikan Christmas Coral Momentum Perkuat Semangat Pelayanan Publik

Menurut Jeffry, literasi keuangan bukan sekadar mengajarkan seseorang untuk berhemat. Lebih dari itu, keluarga perlu memiliki kemampuan menentukan prioritas, mengendalikan pengeluaran dan merencanakan kebutuhan masa depan.

“Literasi keuangan sangat penting agar kita bisa menghargai uang, mengelola pengeluaran dengan bijak, dan memilih mana yang dibutuhkan dan mana yang diinginkan,” ujar Jeffry.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI, Demokrat NTT Gelar Lomba Karaoke

Ia mengingatkan bahwa kemudahan mendapatkan layanan keuangan melalui teknologi tidak selalu berarti harus dimanfaatkan tanpa perhitungan. Salah mengambil keputusan dapat berdampak terhadap kondisi ekonomi rumah tangga.

“Jangan sampai karena tuntutan gaya hidup, kita kemudian terjebak dalam pinjaman online yang dapat mengganggu kondisi ekonomi dan kehidupan keluarga,” tegasnya.

  • Bagikan