Ia juga mengajak, jajaran Pengurus Daerah PAFI NTT agar ikut serta dalam Program OVOP yang telah digagas Pemprov NTT.
“Saat ini jajaran pengurus PAFI NTT tersebar di seluruh lini profesi kehidupan bukan saja pada profesi yang berkaitan erat dengan farmasi saja ada yang bahkan menjadi pengusaha hingga politisi. Saya ingin agar dengan kekeluargaan dan kekompakan yang tinggi serta peranan dan jejaring yang luas dari pengurus PAFI NTT ini agar bisa mendukung dan berkolaborasi bersama kami dalam Program One Village One Product (OVOP) atau satu desa satu produk,” ungkapnya.
“Program ini akan membantu mengembangkan potensi yang ada di desa sehingga menjadi produk unggulan agar dapat dimanfaatkan dan juga berperan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Jadi nanti PAFI bisa berperan dalam produksi obat tradisional atau makanan lokal yang berkhasiat. Jadi nanti kita akan mendapatkan dukungan dari BPOM. Minggu lalu saya sudah bertemu dengan Kepala BPOM RI Taruna Ikrar dan beliau sudah menyetujui dan akan mendukung Program OVOP ini,” ungkapnya.
“Ini akan menjadi hal baik sebagai kontribusi positif dari PAFI NTT untuk pemanfaatan dan pengembangan potensi lokal kita dan juga akan membantu ekonomi masyarakat di desa dengan produksi yang akan dihasilkan.” pungkas Gubernur Melki.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











