“Saya sangat terharu melihat dukungan yang luar biasa dari teman-teman. Perjalanan ini tidak mudah, tetapi dengan dukungan kalian semua, kami siap membawa perubahan nyata untuk NTT,” kata Jane Natalia Suryanto
Kepada media ini Jane Natalia Suryanto, calon Wakil Gubernur NTT yang mendampingi Ansy Lema, menekankan pentingnya kemandirian masyarakat sebagai prioritas utama dalam memajukan NTT. Karena itu dia lebih memilih memberikan “pancing” dari pada “ikan,” sebagai simbol pemberdayaan masyarakat.
“Saya ingin masyarakat yang mandiri dan berdaya. Saat ini, saya sudah memiliki lebih dari 100 lebih kelompok UMKM. Saya bina secara pribadi, dan telah memberikan bantuan kepada nelayan dan ibu –ibu di Lembata. Kita harus mulai dari kemandirian untuk memajukan NTT,” kata Jane Natalia Suryanto.
Lebih lanjut, Jane mengungkapkan pengalaman pribadinya yang telah tinggal dan bekerja di luar negeri selama 20 tahun, serta mengunjungi 65 negara dan 22 kabupaten/kota di NTT. Menurutnya, ambisi pribadinya telah terpenuhi, dan kini fokus pada kebahagiaan dalam membantu masyarakat.
“Kebahagiaan saya adalah melihat para mahasiswa yang saya bantu melalui beasiswa berhasil keluar dari kemiskinan dan menyelamatkan keluarga mereka,” sebut Jane.
Jane juga menyoroti tantangan utama NTT, yaitu keluar dari peringkat tiga provinsi termiskin di Indonesia. Dengan kerja keras, NTT dapat mencapai peringkat yang lebih baik dan menciptakan kemajuan signifikan.
“Target kami adalah Provinsi NTT keluar dari 10 besar provinsi termiskin. Ini adalah pekerjaan besar, tetapi kami yakin dengan misi pelayanan yang kuat, kita bisa mencapai hasil yang nyata,” tegas Jane.
Lebih lanjut dia menyebutkan bahwa NTT memiliki potensi besar, tetapi bukan tempat untuk mencari keuntungan pribadi.
“NTT punya uang, tetapi bukan tempat untuk mencari uang. Ini adalah lahan pengabdian, dan kami akan buktikan bahwa dengan misi pelayanan yang benar dan kerja keras, kita bisa membawa NTT ke arah yang lebih baik,” tutupnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











