“Pak Alain berasal dari kalangan pengusaha. Saya percaya beliau bisa memajukan NTT bukan hanya dari aspek politik, tetapi juga ekonomi dan sektor lainnya,” kata Melki.
Dalam kesempatan itu, Melki juga menyoroti pentingnya transformasi dan kemandirian ekonomi NTT. Ia membeberkan bahwa pada tahun 2024, NTT mengalami defisit perdagangan sebesar Rp51 triliun, angka yang jauh melampaui total APBD NTT yang hanya sekitar Rp33 triliun.
“Kita lepas barang keluar sekitar Rp8 triliun, tapi kita beli dari luar mencapai Rp59 triliun. Bahkan pinang saja kita impor sampai Rp1 triliun. Ini menunjukkan bahwa kemandirian ekonomi harus segera kita bangun,” tegasnya.
Melki menambahkan, total APBD seluruh daerah di NTT yang terdiri dari provinsi serta 22 kabupaten/kota berada pada kisaran Rp33 hingga Rp55 triliun. Ia berharap kepemimpinan baru Golkar NTT dapat bersinergi dengan seluruh partai politik untuk memperkuat pembangunan daerah.
“Mudah-mudahan Pak Alain bisa bersama partai-partai lain membangun NTT. Presiden juga sudah menekankan agar kita mulai menggunakan produk dalam negeri,” tambahnya.
Di penghujung sambutannya, mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus DPD I Partai Golkar NTT yang telah bekerja bersama selama 7,5 tahun masa kepemimpinannya.
“Saya ucapkan terima kasih atas kebersamaan, kerja keras, dan loyalitas seluruh pengurus selama ini. Kini saatnya Golkar NTT melangkah dengan energi baru,” tutup Melki.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











