Pameran Celebrating Shared Cultures and Community Wisdom ini menyuguhkan keragaman budaya Nusa Tenggara Timur, meliputi 15 anjungan kerajinan tradisional, tekstil tradisional, produk kuliner, UMKM, hingga ekspresi budaya lainnya. Pameran ini terbuka untuk umum.
Sejumlah ekspresi adat turut menyemarakkan suasana, di antaranya tari Orsa Modao dari Papua Tengah sebagai simbol harmoni dan kebersamaan, tari Maekat dari Nusa Tenggara Timur, persembahan tari Paramiki oleh BPK Nusa Tenggara Timur, hingga musik Sasando yang mengalunkan musik tradisional dan musik pop Indonesia. Untuk memberikan edukasi kebudayaan Pasifik, turut digelar gelar wicara travel-vlog daerah Pasifik pada tanggal 12 November 2025 mendatang.
Pembukaan pameran dihadiri oleh delegasi negara-negara partisipan IPACS 2025 di antaranya: Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk; Gubernur NTT, Melki Laka Lena; Walikota Kupang, Christian Widodo; Duta Besar Keliling (Roving Ambassador)
Menutup sambutannya, Menteri Kebudayaan berharap pameran Celebrating Shared Culturesand Community Wisdom ini dapat menjadi wadah untuk mengenalkan budaya Nusantara yang kaya.
“Mudah-mudahan, pameran ini bisa menunjukkan komitmen berkelanjutan
Kementerian Kebudayaan untuk memajukan kekayaan budaya Indonesia yang merupakanmegadiversity, sekaligus melakukan diplomasi budaya ke panggung internasional,” tutup Menbud Fadli.
Untuk kawasan Pasifik periode 2017-2021, Tantowi Yahya; jajaran pemerintahan daerah Nusa Tenggara Timur; pelajar; serta peserta residensi.
Hadir untuk mendampingi Menteri Kebudayaan, Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Bambang Wibawarta; Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan, Fryda Lucyana; Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retnoastuti; Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra; Staf Khusus Menteri Bidang Media dan Komunikasi Publik, M. Asrian Mirza; Staf Khusus Menteri Bidang Diplomasi dan Hubungan Internasional, Annisa Rengganis; Staf Ahli Menteri
Bidang Hukum dan Kebijakan Kebudayaan, Masyitoh Annisa Ramadhani Alkatiri; Direktur Diplomasi, Usman Effendi; Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Anton Listiyanto; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik, Ibnu Hamad; Kepala Museum dan Cagar Budaya, Esti Nurjadin; beserta jajaran Kementerian Kebudayaan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











