ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Pradiksi BMKG Musim Hujan di NTT Lebih Awal dan Lebih Basah Akibat Potensi La Nina Lemah

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Dengan prediksi musim hujan yang lebih basah dari biasanya, BMKG mengimbau pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Pemerintah daerah diharapkan segera menyusun rencana aksi dini untuk mengurangi risiko dan dampak bencana selama musim hujan.

“Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan di atas normal berpotensi menghadapi peningkatan risiko bencana, sehingga penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan peringatan dini dari pihak terkait,” ujar Rahmattulloh Adji.

Baca Juga :  162 ASN Kabupaten Kupang Terima Setya Lencana

Selain itu, BMKG juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran penyakit yang sering terjadi selama musim hujan, seperti demam berdarah.

BMKG berharap informasi yang diberikan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempersiapkan diri menghadapi musim hujan 2024/2025.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Provinsi NTT, Cornelis Wadu mengimbau kepada warga masyarakat NTT agar dapat mengantisipasi potensi bencana alam di peralihan musim kemarau ke musim hujan.

Baca Juga :  Penjabat Bupati Malaka Pantau Situasi Jelang Paskah

“Pada masa peralihan musim perlu diwaspadai adanya hujan lebat yang bersifat lokal berdurasi singkat dan potensi angin kencang,” Ujarnya Wadu.

Tak hanya hujan lebat dan angin kencang, Wadu juga mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana alam longsor dan pohon tumbang yang kerap terjadi di NTT.

“Untuk itu diimbau juga agar masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan adanya longsor pada lokasi-lokasi rawan longsor dan pohon tumbang akibat angin kencang, untuk itu masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana yang mungkin terjadi,” katanya

  • Bagikan