Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Di dalam persatuan kita menemukan kemenangan, Ubi concordia, ibi victoria.”
Saat ini prevalensi stunting di Kota Kupang tercatat sebesar 16,3 persen. Pemerintah menargetkan penurunan signifikan melalui intervensi terintegrasi dan penguatan kerja sama seluruh pemangku kepentingan.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Bappeda Kota Kupang, Imelda Fonyke Nange, dalam laporannya menjelaskan bahwa Aksi Ke-3 ini merupakan lanjutan dari Aksi 1 Analisis Situasi dan Aksi 2 Penguatan Perencanaan. Kegiatan tersebut bertujuan menyusun penandaan kegiatan per indikator layanan PPPS sekaligus memfinalisasi dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 2025-2045 sebagai pedoman pembangunan berbasis kependudukan di Kota Kupang.
Kegiatan diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat upaya percepatan penurunan stunting menuju generasi Kupang yang lebih sehat dan berkualitas
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











