ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

150 Kantong Darah Diburu, 50 Hewan Divaksin Rabies: Aksi Kemanusiaan Karantina NTT Dimulai

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
SINS
Petugas Kesehatan sementara vaksi piaraan, anjing dalam rangka menyongsong HUT Karantina ( Ist)

“Rabies ini tingkat kematiannya hampir 100 persen apabila gejala klinis sudah mulai muncul. Karena itu, pencegahan menjadi sangat penting,” katanya.

Rabies merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang sistem saraf pusat dan disebabkan oleh virus rabies (Lyssavirus). Penyakit ini bersifat zoonosis, sehingga dapat menular dari hewan kepada manusia.

Karena itu, vaksinasi hewan menjadi salah satu langkah penting dalam pencegahan. Upaya tersebut sekaligus memperkuat kesadaran pemilik hewan peliharaan agar tidak mengabaikan kesehatan dan vaksinasi hewan.

Baca Juga :  Pemprov NTT Komitmen Bersama Tangani Stunting

Aksi donor darah dan vaksinasi rabies tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti Karantina NTT. Agenda berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 6 Oktober 2026 melalui kegiatan go to campus di Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani).

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan jalan santai dan anjangsana ke Purbabakti sebelum mencapai puncaknya pada 18 Oktober 2026.

Baca Juga :  Di RSUPP Betun Tersedia Alat Rapid Test

Rahman mengatakan seluruh kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mendekatkan Karantina dengan masyarakat serta memperkenalkan tugas institusi dalam menjaga kesehatan hewan, ikan, dan tumbuhan, termasuk mencegah penyebaran penyakit serta organisme pengganggu.

  • Bagikan