Sebagai bentuk keseriusan keluarga Zet Tadung Allo untuk menjadi orang tua angkat Tiara, mereka memberikan tas dan buku-buku pelajaran, serta santunan uang sekolah.
“Semoga bisa membantu kebutuhan sekolah anak Tiara. Jangan lihat nilainya, tapi inilah bentuk kepedulian kami mendukung Tiara dalam masa pendidikannya,” kata Zet Tadung Allo saat menyerahkan bantuan tersebut,
Lebih lanjut Kajati NTT Zet Tadung Allo mengatakan, dia bersama istri sangat terharu, ketika Tiara mengaku bercita-cita ingin jadi pendeta.
“Keinginan yang luhur, sebab dia ingin melayani. Kalau Tiara nantinya benar-benar mau ikut bersama kami, kami akan mewujudkan cita-citanya. Kasi kuliah di Sekolah Tinggi Teologia,” tandas Zet Tadung Allo.
Kesediaan keluarga Zet Tadung Allo mengadopsi Tiara, direspon positif Arifin Laning, om kandung Tiara. Dia pun menyatakan apresiasi yang tinggi kepada Zet Tadung Allo dan istrinya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Zet dan ibu yang bersedia mengadopsi Tiara. Kami sangat terharu dengan kesediaan beliau. Kami keluarga besar akan rapat untuk memutuskan. Tapi kami mohon waktu, karena Tiara sudah kelas lima. Mungkin baiknya setelah dia tamat SD, baru ke Jakarta,” ujar Arifin Laning, pesiunan BRI, saat dimintai tanggapannya.
Sekedar tahu, Tiara adalah anak bungsu dari pasangan almarhum Jhon Hermen Fanggidae, dan almarhumah Serly Maria Oktavia Selan. Pasangan suami-istri ini meninggal ketika terjadi lakalantas maut, di Jalan Raya Fatumetan, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Orang tua Tiara ditabrak mobil dinas Kejaksaan Negeri TTS, pada 16 Desember tahun 2024 lalu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











