ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tujuh Imigran China dan ABK Diamankan Polres Rote Ndao Setelah Dipulangkan AFP Australia

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Petugas gabungan langsung mengamankan kapal beserta seluruh penumpangnya dan mengevakuasi mereka ke Mapolres Rote Ndao untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pernah Ditahan di Perairan Australia

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa rombongan ini sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Baubau, Sulawesi Tenggara, pada 16 Oktober 2025 sekitar pukul 19.00 WITA. Mereka menggunakan perahu kecil menuju kapal berwarna hijau bertuliskan RIVAL, yang diduga digunakan untuk menyelundupkan imigran ke Australia.

Baca Juga :  APH Diminta Proses Hukum Honorer Siluman di Dinas Perumahan Kabupaten Kupang Yang Makan Gaji Buta

Rute perjalanan mereka meliputi Baubau – Batu Atas – Larantuka (Flores Timur) – Rote – Australia, dengan estimasi waktu tempuh lima hari.

Namun, pada 21 Oktober 2025, ketika kapal mereka memasuki perairan Australia, rombongan tersebut ditangkap oleh otoritas Australia Federal Police (AFP). Seluruh penumpang kemudian dipindahkan ke kapal milik AFP untuk diinterogasi, sementara kapal mereka dibakar oleh petugas Australian Border Force (ABF).

Baca Juga :  PMKRI Demo di Kejati Minta Tahan Anggota DPRD Kota Kupang Mokris Lay Ditahan  

Lima hari kemudian, tepat pada Minggu pagi (26/10/2025) sekitar pukul 07.30 WITA, para ABK dan WNA tersebut dipindahkan kembali ke kapal putih tanpa nama dan diarahkan untuk berlayar menuju perairan Indonesia, hingga akhirnya diamankan aparat Polres Rote Ndao.

  • Bagikan