ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti Terancam Penambang Emas Emas Ilegal, Walhi Minta Diselamatkan

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan
Divisi Hukum WALHI NTT, Yulianto Behar Nggali Mara ( Istimewa)

WAINGAPU, fokusnusatenggara.com  —  Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Nusa Tenggara Timur menyoroti maraknya aktivitas tambang emas ilegal di wilayah penyangga Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti, Kabupaten Sumba Timur.

Untuk itu Walhi minta diselamatkan. Pihak, instansi  pemerintah dan aparat keamanan diminta turun tangan dengan caranya masing –masing membantu mencegah, menyelamatkan dengan cara masing –masing.

Aktivitas tersebut dilaporkan terjadi di sejumlah desa seperti Karipi, Wanggameti, Mahaniwa, Ramuk, Katikutana, Katikuwai, dan Praibokul. Kawasan ini merupakan wilayah strategis yang berfungsi sebagai penyangga sistem tata air, habitat spesies endemik dan dilindungi, serta kawasan tangkapan air utama di Pulau Sumba.

Baca Juga :  Biro SDM Polda NTT Serahkan 118 Siswa Bintara Pria ke SPN untuk Mulai Pendidikan

Divisi Hukum WALHI NTT, Yulianto Behar Nggali Mara, menegaskan bahwa kawasan tersebut merupakan hulu dari enam daerah aliran sungai (DAS) utama di Sumba Timur, yakni DAS Kambaniru, DAS Melolo, DAS Kawangu, DAS Watumbaka, DAS Kadumbul, dan DAS Nggongi.

“Kerusakan di wilayah hulu akan berdampak langsung pada ketahanan air dan pangan masyarakat di wilayah hilir. Sumba Timur sangat rentan terhadap kekeringan dan krisis iklim, sehingga kawasan ini tidak boleh dirusak,” tegas Yulianto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/2/2026).

Baca Juga :  Perayaan HUT Pengayom ke 80 ! Kakanwil Hukum Provinsi NTT Ungkap Capaian Hukum Tahun 2025

Menurutnya, meskipun aktivitas tambang dilakukan secara manual, dampaknya tetap serius, mulai dari deforestasi, rusaknya vegetasi penyangga air, erosi dan longsor, sedimentasi sungai, hingga potensi pencemaran merkuri dan sianida.

“Penggunaan merkuri sangat berbahaya karena bisa mencemari rantai makanan dan mengancam kesehatan masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.

Legal Bukan Berarti Aman

  • Bagikan