“Selesai anak bungsu kami bilang ke saya soal kronologis kejadian tersebut, saya langsung telepon video call dan konfirmasi ke mamanya. Pertama dia langsung berbohong bahwa hal ini tidak benar. Namun setelah saya tunjukan wajah anak ketulan ada dengan saya, dia langsung panik mematikan telepon bahkan sampai sekarang akses komunikasi kepada anak juga diblokir olehnya,” jelasnya.
Selain ceritra sang anak, menurut JAL, pihaknya juga menyerahkan beberapa bukti tambahan baik itu percakapan digital yang sempat direkam layar serta beberapa keterangan saksi yang menguatkan dugaan kasus perselingkuhan tersebut.
Selain melaporkan sang istri ke polisi, JAL juga melaporkan persoalan ini ke manejemen Bank NTT tempat kerja sang istri untuk mendapatkan mendapatkan keadilan. Dirinya berharap agar pross ini diselesaikan secara adil serta transparan demi harga diri sebagai seorang suami.Kalau dua perbuatan sang istri sebelumnya bisa diselesaikan dengan baik karena sang istri mengaku dirinya khilaf dan menyesal serta berjanji tidak akan ulangi lagi.
Namun untuk kali ketiga ini kesabaran JAL sebagai suami yang diselingkuhi sudah habis. Dirinya merasa hilang harga sebagai suami dan ayah bagi anak-anak mereka direndahkan.
Sementara itu, FTLR sang istri yang hubungi secara terpisah melalui aplikasi WhatsApp hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan konfirmasi akan persoalan laporan yang dilakukan oleh sang suami.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











