Lebbih lanjut Sebby menyebutkan jika terus melakukan pendro[pingan pasukan dan tambahan alat perang, TPNPB OPM bisa saja membatalkan rencana pembebasan pilot Philips Mark Mehrtens.
“ Kalau sampai rencana pembabasan itu kami natalkan tentu akan muncul bahaya bagi pilot Philips Mark Mehrtens. Bisa saja pasukan kami akan menembak mati dia. Kami tidak main –main dan juga tidak mau dipermainkan. Hasil akhir pasukan kami akan eksekusi mati dia ,” tegas Sebby Sambom.
Oleh karena itu kata Sebby Sambom, pihaknya mendesak agar operasi militer Indonesia segera dihentikan.
“Pemerintah Indonesia segera hentikan operasi militer di Nduga dan seluruh wilayah Papua. Kami dari TPNPB OPM meminta waktu dan mendesak kepada pemerintah Selandia Baru dan PBB agar segera melakukan pembahasan pembebasan sandera kapten Philips Mark Mehrtens dari Brigjen Egianus Kogeya dan pasukannya di Ndugama melalui kami,” tandasnya.
Hingga berita ini tayang, belum ada konfirmasi dari pihak berwenang terkait penambahan pasukan bersenjata di kabupaten Nduga.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











