ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

OPM Klaim Tembak Mati Anggota TNI Prada Haris Umartenate dari Yonif 753/AVT di Pos TNI Kiwirok

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Sebby menyebutkan TPNPB dari 36 komando daerah pertahanan siap melakukan pertempuran melawan aparat militer Indonesia.

“Seluruh aparat militer Indonesia yang memasuki wilayah perang di Tanah Papua kami siap tembak mati di mana saja dan kapan saja jika ketemu siap tembak,” kata Sebby Sambom.

Pihak TNI Membenarkan

Sementara itu, sebelumnya pihak TNI membenarkan adanya kontak tembak di Kiwirok. Dari tiga prajurit yang terkena tembakan, satu di antaranya yakni Pratu Haris Umaternate dinyatakan meninggal dunia setelah dievakuasi ke RS Marthen Indey, Jayapura.

Baca Juga :  TPNPB OPM Kodap XVI Yahukimo Bakar Kios Milik Militer Indonesia Disamping Koramil di Yahukimo

Kabar gugurnya Pratu Haris juga dipublikasikan melalui akun resmi Instagram Yonif 753/AVT yang mengunggah poster ucapan duka.

“Keluarga Besar Batalyon Infanteri 753/AVT mengucapkan turut berduka cita atas gugurnya prajurit terbaik Satgas Pamtas RI PNG Statis Yonif 753/AVT, Pratu Haris Umaternate,” tulis unggahan tersebut.

Bagian Penerangan Satgas Swasembada, Letda Iqbal Fausan, menyebut pihaknya masih mengumpulkan laporan detail dari lapangan.

Baca Juga :  Marak Penangkapan Ikan Ilegal Di Perairan Kupang

“Saat ini kita belum bisa konfirmasi secara detail karena sedang menunggu laporan dari personel di lapangan. Personel sudah kita evakuasi ke RS Marthen Indey, mas,” ujarnya saat dihubungi.

Pasca-penyerangan, aparat keamanan meningkatkan status siaga di Pos Kiwirok. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak TNI mengenai langkah yang akan diambil setelah klaim TPNPB-OPM tersebut.

  • Bagikan