Dalam pemeriksaan lanjutan, Oditur juga menyoroti pakaian yang dikenakan Prada Lucky saat diterima Kompi Medis.
Ketika saksi menjawab lupa, Oditur menegur keras, “Mana lihat ko lupa? Tentara itu saat dinas hanya dua, pakaian dinas lapangan atau pakaian olahraga. Yang benar yang mana?”
Saksi kemudian menyebut Prada Lucky mengenakan pakaian olahraga, kaos loreng, seperti yang disampaikan saksi ke-10 sebelumnya.
Oditur pun menutup dengan peringatan tegas, “Jangan nyambang-nyambang. Kalau kata orang Kupang, sonde ada yang ditutup-tutupi ow, paham ya.”
Sidang kasus kematian Prada Lucky ini akan kembali dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi lainnya untuk mengungkap dugaan kejanggalan dalam peristiwa tragis di lingkungan militer tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











