ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Keluarga Tujuh Terdakwa Kasus Bastian Bokol Soroti Dugaan Rekayasa Perkara, Minta Hakim Bebaskan Anak Mereka

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
reka
Aksi Damai Warnai Sidang Kasus Bastian Bokol, Keluarga Sebut Ada Saksi yang Dipaksa Mengaku ( Ist )

“Itu yang membuat kami heran. Orang yang saat kejadian berada di Rote justru muncul dalam rekonstruksi sebagai saksi,” ungkap Deny.

Ia mengaku sempat berkomunikasi dengan beberapa saksi sebelum rekonstruksi dilakukan. Dari komunikasi itu, kata Deny, para saksi mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian.

“Mereka sendiri bilang tidak tahu. Tetapi kemudian di persidangan muncul sebagai saksi yang seolah-olah melihat langsung. Ini yang kami nilai tidak wajar,” tambahnya.

Baca Juga :  Pasukan TPNPB OPM Klaim Tembak Mati Mantan Kapolsek Mulia Iptu Djamal  di Puncak Jaya

Atas berbagai hal tersebut, keluarga berharap majelis hakim dapat menilai perkara secara independen berdasarkan alat bukti dan fakta yang terungkap selama persidangan, serta memberikan putusan yang adil.

Sementara itu, Koordinator Umum Aliansi Pencari Keadilan, Andi Sanjaya, mengatakan pihaknya telah melakukan audiensi dengan Ketua Pengadilan Negeri Kota Kupang untuk menyampaikan berbagai keberatan dan dugaan kejanggalan yang dirasakan keluarga para terdakwa.

Baca Juga :  11 Orang Anggota Tamtama Polda NTT Lulus Ikut Pendidikan Sekolah Bintara Polri

“Memang ada beberapa hal yang menjadi kejanggalan dan keresahan keluarga. Namun tidak semuanya bisa dijawab karena hal itu bukan menjadi kewenangan Ketua Pengadilan,” kata Andi.

Meski demikian, Andi mengaku pihaknya tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan berharap majelis hakim dapat mengungkap seluruh fakta persidangan secara objektif.

“Kami percaya majelis hakim yang memeriksa perkara ini akan menilai seluruh fakta secara jernih. Harapan kami, apabila memang ada rekayasa sebagaimana yang diduga keluarga, hal itu dapat terungkap

  • Bagikan