ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kejari Kupang Turun Langsung Periksa Jalan APBN Oepoli, Diduga Material Tak Sesuai Spesifikasi

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Pihak kejaksaan berkomitmen akan terus memantau proses perbaikan, sekaligus memastikan agar setiap penggunaan dana negara di wilayah Kabupaten Kupang berjalan transparan dan sesuai ketentuan hukum.

Selain itu, dalam pemantauan tersebut, Yupiter Selan menemukan jalan Hot mix yang sudah berlubang parah di samping kantor Pos Lintas Batas Imigrasi Oepoli.

Mendapati kondisi tersebut, Yupiter menggali dan menemukan agregat yang tidak sesuai spesifikasi. “Ini batu besar – besar. Saya tidak tau ini agregat A atau B, atau agregat apa. Masa ada batu besar – besar seperti ini,” kata Yupiter.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Wilayah Dua PJN NTT, Dirmala, yang dikonfirmasi di Kefamenanu, mengakui bahwa sejak proyek tersebut selesai tahun 2021, penanganan ruas jalan sabuk merah sektor barat terus dilakukan menggunakan dana long segment setiap tahunnya.

Baca Juga :  Buronan DPO 4 Tahun Deny Mahwan Sabat Diciduk Tim Tabur Kejaksaan di Kalimantan Tengah

Dana ini digunakan untuk menangani berbagai kerusakan seperti longsor dan pergeseran badan jalan, terutama pada ruas Oepoli–Noelelo dan Noelelo–Oenaek yang memiliki kontur tanah labil dan rawan longsor.

“Sejak selesai masa pemeliharaan, kami terus tangani ruas jalan ini setiap tahun. Saat ini pekerjaan difokuskan pada ruas Oepoli–Noelelo yang mengalami longsor beberapa bulan lalu,” jelas Dirmala.

Menurutnya, kondisi geografis wilayah Oepoli yang berbukit, berlereng curam, dan berdekatan dengan garis pantai menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas jalan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa setiap pekerjaan dilakukan mengacu pada standar teknis nasional. Jalan Strategis di Perbatasan yang Krusial Ruas Sabuk Merah Oepoli–Noelelo–Oenaek merupakan salah satu jalur penting di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste.

Baca Juga :  Diduga Korupsi Dana Desa Rp235 Juta, Kades Sahraen Obed Amatiran Ditahan Jaksa

Jalur ini tidak hanya berfungsi sebagai akses ekonomi dan mobilitas warga perbatasan, tetapi juga menjadi jalur strategis pertahanan nasional. Karena posisinya yang vital, masyarakat Oepoli berharap pemerintah dapat memastikan kualitas infrastruktur jalan tersebut benar-benar layak dan tahan lama.

“Kami harap jalan ini tidak rusak setiap musim hujan. Ini satu-satunya akses kami ke kota,” ujar salah satu warga Oepoli yang turut mendampingi tim kejaksaan saat peninjauan.Kepala Kejari Kupang menegaskan, pihaknya akan terus mengawasi proyek-proyek strategis nasional yang dikerjakan di wilayah hukum Kabupaten Kupang.

Baca Juga :  Bento Asbanu Pembunuh Penjual Semangka Selviana Pah di Kupang Dicokok Polisi di Atambua

“Kita tidak menutup mata terhadap laporan masyarakat. Apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum atau dugaan korupsi, maka akan diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” tandas Yupiter Selan.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berani melapor apabila menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan proyek pemerintah. Baca Juga:  PLN Janji Normalisasi Listrik Pulau Timor pada 7 November: Warga Diharap Bersabar Menurutnya, partisipasi publik adalah kunci utama pengawasan pembangunan yang bersih dan transparan.

  • Bagikan