ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kecelakaan di NTT Melonjak 22 Persen, Kapolda Reza Gerakkan Operasi Patuh Turangga 2026

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
opst
Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto tegaskan Keselamatan Harus Jadi Budaya ( Ist )

Petugas juga menyasar pengendara yang tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman, melampaui batas kecepatan, melanggar marka dan rambu, menerobos lampu merah, menggunakan kendaraan tanpa pelat nomor sesuai ketentuan, serta memarkir kendaraan tidak pada tempatnya, termasuk di atas trotoar.

Polda NTT juga mengoptimalkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis untuk mendukung penindakan pelanggaran secara elektronik. Sementara penindakan manual tetap dilakukan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan belum tercakup sistem ETLE.

Kapolda meminta seluruh personel tidak menjadikan operasi sebagai kegiatan penindakan semata. Edukasi kepada masyarakat harus diperkuat melalui sekolah, kampus, komunitas, media sosial, media massa, komunitas ojek daring, hingga kelompok pengemudi angkutan umum.

Baca Juga :  Polres Sumba Timur Ungkap Pengangkutan Emas Ilegal di Bandara Waingapu

“Laksanakan Operasi Patuh Turangga 2026 dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, edukatif, dan persuasif. Hindari tindakan arogan maupun tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat,” tegas Reza.

Perhatian khusus juga diarahkan pada jalur lintas antarkabupaten yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan. Pengendara diingatkan untuk mengendalikan kecepatan, mematuhi rambu, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.

Baca Juga :  44 Desa Gelar Pilkades Serentak, Kapolda NTT Angkat Jempol: Manggarai Aman, 66 TPS Kondusif

Kepada Kapolres dan Kapolresta jajaran, Kapolda memerintahkan agar dilakukan analisis dan evaluasi harian selama operasi berlangsung. Evaluasi tersebut diperlukan untuk mengetahui perkembangan situasi, mengidentifikasi kendala, dan memastikan seluruh sasaran operasi berjalan sesuai tujuan.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar mengutamakan keselamatan saat bertugas, mematuhi SOP, serta menjaga kondisi kesehatan selama pelaksanaan operasi.

Baca Juga :  Polda NTT Ringkus Terduga Pelaku Pemerkosaan terhadap Perempuan Disabilitas di Kupang

Pada akhirnya, Polda NTT ingin agar keselamatan di jalan tidak berhenti pada kegiatan operasi selama 14 hari. Kesadaran tertib berlalu lintas diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan masyarakat dalam setiap perjalanan.

“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami mengajak seluruh masyarakat NTT untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, mematuhi aturan, menghormati sesama pengguna jalan, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan,” pesan Kapolda NTT

 

 

  • Bagikan