Tradisi Penciuman Bendera Perang Batalyion Infantri 743/PSY.
KUPANG,fokusnusatenggara.com — Bupati Kupang, Yosef Lede, dan Wakilnya, Aurum Titu Eki, menghadiri acara Tradisi Penciuman Bendera Perang Batalyion Infantri 743/PSY dan Doa Bersama dalam rangka kesiapan pemberangkatan tugas 450 anggota Yonif 743/PSY ke Puncak Jaya, Papua Kamis (1/5/2025),.
Komandan Brigif 21/Komodo Letkol Andy Wibowo turun langsung menjadi Pembina Upacara pada acara sakral tersebut, dan Komandan Yonif 743/PSY, Hery Mujiono, bertugas sebagai Pemimpin Upacara.
Yosef Lede dalam sambuntannya mengatakan, acara Penciuman Bendera Perang adalah bentuk penghormatan dan sumpah setia prajurit kepada Negara, kepada kesatuan, dan kepada nilai – nilai luhur yang menjadi roh perjuangan TNI. Dibalik tradisi tersebut lanjut Yosef Lede, ada semangat pengabdian, keberanian, dan keteguhan hati, untuk menjaga kedaulatan NKRI.
“Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Kupang saya menyampaikan rasa bangga, haru, dan doa terbaik, untuk para prajurit yang akan mengemban amanah besar ini. Saya yakin Yonif 743/PSY adalah satuan yang tangguh, displin, dan professional yang terlatih secara fisik, mental, dan spiritual, untuk menghadapi berbagai tantangan di medan tugas”, ujar Yosef Lede.
Yosef Lede melanjutkan, tugas di daerah Puncak Jaya, Papua, yang diemban prajutit Yonif 743/PSY adalah tugas menjaga kehormatan bangsa dan membawa nama baik Kabupaten Kupang dan NTT, karena itu para prajurit harus melaksanakannya dengan semangat juang yang tinggi, penuh keyakinan, dan tetap menjaga Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dalam setiap langkahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











