ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pilkada Dianggap Mahal, Prabowo Ingin Kepala Daerah Kembali Dipilih DPRD

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

JAKARTA, fokusnusatenggara.com– Presiden Prabowo Subianto menginginkan adanya perbaikan sistem partai politik di Tanah Air. Salah satu caranya agar jabatan bupati hingga gubernur dipilih langsung oleh lembaga legislatif, tak lagi melalui kontestasi pemilihan kepala daerah atau pilkada.

Menurut Prabowo, besarnya biaya yang dikeluarkan untuk pilkada bisa dialihkan untuk program pemerintah lainnya

Dalam acara perayaan HUT ke-60 Partai Golkar yang dihadiri Ketua DPR RI cum Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, Prabowo semula mengingatkan besarnya anggaran dana yang dihabiskan karena penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) mencapai puluhan triliun. Ia pun mengajak Puan dan partai-partai politik lain untuk mengevaluasi gelaran pilkada.

Baca Juga :  Danrem 161/Wirasakti : Anggota TNI Akan Jadi Garda Terdepan Wujudkan Program Asta Cita, Swasembada Pangan

“Ketua Umum Partai Golkar, salah satu partai besar, tadi menyampaikan perlu ada pemikiran memperbaiki sistem parpol, apalagi ada Mbak Puan [Ketua DPR RI], kawan-kawan dari PDIP, kawan-kawan partai-partai lain, mari kita berpikir, apa sistem ini, berapa puluh triliun habis dalam 1-2 hari, dari negara maupun dari tokoh-tokoh politik masing-masing, ya kan,” ucap Prabowo di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2024) seperti dilansir tirto.id

Baca Juga :  Pembukaan Tanwir & Resepsi Milad Ke-112 Muhammadiyah, Presiden Prabowo Minta Jaga Persatuan dan Kerukunan

Prabowo lantas menilai kebijakan negara tetangga lebih efisien terkait pemilihan kepala daerah. Sistemnya, yakni DPRD provinsi maupun kota/kabupeten memilih sendiri kepala daerah masing-masing.

  • Bagikan