Ansy mengemukakan bersama Jane Natalia Suryanto berkomitmen dan hadir di NTT sebagai dwitunggal calon Gubernur dan Wakil Gubernur akan fokus juga terhadap isu-isu perempuan yang menempatkan tema gender mainstream sebagai pusat orientasi pembangunan di NTT.
“Mama-mama, tante dan nona-nona semua terimalah salam Ansy – Jeane. Kami berharap provinsi NTT ke depan jadi sebuah ajang yang bermartabat, karena yang dikonteskan adalah rekam jejak atau track record, visi dan orientasi terkait dengan pemberdayaan rakyat, pembangunan dan pelayanan publik,” tutupnya
Saat ini lanjut Ansy berstatus sebagai Caleg Terpilih. Namun demi kepentingan NTT yang lebih baik, telah mengundurkan diri sebagai wakil rakyat. Dia merupakan politisi PDI Perjuangan berdarah Flores dan Timor. Calon pemimpin NTT ini masih berusia muda, namun memahami sungguh tata kelola pemerintahan.
Pasangan calon Ansy-Jane disebut-sebut sebagai figur pemimpin ideal. Jane Natalia, politisi perempuan tangguh yang sangat dekat dengan masyarakat NTT.
Pasangan calon Ansy-Jane merupakan kandidat ketiga yang mendaftar sebagai kontestan Pilgub NTT 2024. Sebelumnya pasangan Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma mendaftar pada Selasa (27/8). Lalu pasangan Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu yang mendaftar ke KPU NTT pada hari yang sama.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











