Dari usulan tersebut, sekolah kemudian mengajukan pembangunan gedung dua lantai dengan total 14 ruang. Jumlah itu disiapkan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar, tetapi juga melengkapi fasilitas pendukung pendidikan.
Ruang yang diusulkan mencakup ruang kelas, UKS, Laboratorium IPA, Laboratorium Komputer, ruang Kesiswaan dan ruang Kesenian. Kebutuhan anggarannya pun meningkat menjadi lebih dari Rp11 miliar.
“14 ruang termasuk di dalamnya itu ada permintaan untuk ruang kelas, ruang UKS, Lab IPA, Lab Komputer, ruang Kesiswaan, ruang Kesenian,” jelas Merpati.
Menurut Merpati, pembangunan tersebut juga penting melihat posisi sekolah yang berada di tengah kawasan masyarakat dengan potensi pertambahan penduduk. Karena itu, kebutuhan ruang diperkirakan akan terus meningkat.
“Karena sekolah kami di tengah masyarakat, jadi akan semakin adanya pertambahan penduduk. Jadi proposal kedua yang kami masukkan itu 14 ruang,” ujarnya.
UPTD SMP Negeri 14 Kota Kupang kini masih menunggu tahapan berikutnya dalam program revitalisasi tersebut. Sekolah masih berada pada proses administrasi dan menanti undangan untuk mengikuti bimbingan teknis (Bimtek).
“Kami masih menunggu undangan untuk mengikuti Bimtek. Kalau sudah Bimtek pasti dilanjutkan dengan pekerjaan fisik di lapangan,” tutup Merpati
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











