“ Dengan demikian terjadi peningkatan 0,19 persen pada bulan Agustus 2024 jika dibandingkan dengan NTP Juli 2024 ,” tambah Matamira Bengu Kale.
Peningkatan indeks harga ini, jelas Matamira, disebabkan oleh perkembangan indeks harga terima yang lebih cepat dibandingkan harga bayar.
“Peningkatan ini terjadi di Subsektor Tanaman Padi-Palawija, Tanaman Perkebunan Rakyat, Peternakan dan Perikanan,” kata Matamira.
Di daerah perdesaan, menurut Matamira, terjadi deflasi sebesar 0,23 persen. Deflasi ini utamanya terjadi pada subkelompok makanan, minuman dan tembakau.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











