ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kepala Daerah Terpilih di NTT Diharapkan Mengemban Amanah Untuk Mensejahterakan Masyarakat

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com –    Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto membuka secara resmi kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) serta Konferensi Wilayah (Konferwil) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi NTT di Aula Arafah, Asrama Haji Kota Kupang, Minggu 1 Desember 2024.

Dia didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Ruth Lasikodat.

Acara tersebut mengangkat tema “Fatayat NU Berpartisipasi Aktif dalam Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di NTT Menuju Indonesia Emas”, menjadi momentum penting dalam memperkuat kaderisasi dan sinergi organisasi untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di wilayah NTT.

Baca Juga :  Musik Harus Dikembangkan Dan Diperankan Dalam Even Pariwisata

Mengawali sambutannya, Pj. Gubernur NTT  mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat NTT yang telah mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 ini, dalam memilih Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

“Pertama saya ucapkan selamat untuk kita semua atas partisipasi dan kontribusi karena telah berperan aktif mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak. Semoga para Kepala Daerah terpilih nantinya dapat mengemban amanah dari masyarakat NTT dalam meningkatkan kesejahteraannya. Siapapun yang terpilih adalah kader terbaik bangsa, dimana suara-suara Fatayat NU juga memberikan sumbangsih bagi Pimpinan Daerah yang terpilih tersebut,” ujar Pj. Gubernur Andriko.

Baca Juga :  Pj. Gubernur NTT : Kenaikan PPN 12 Persen Hanya Diterapkan Untuk Barang dan Jasa Mewah

“Disamping itu juga, bencana alam erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terjadi di Flores Timur merupakan duka kita semua, oleh karena itu, pemerintah sangat membutuhkan kerjasama kita semua, terkhusus Fatayat NU untuk kita bersama-sama meringankan beban para korban bencana di wilayah Lewotobi melalui solidaritas dan bantuan nyata,” jelas Andriko.

Menyangkut kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) serta Konferensi Wilayah (Konferwil) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Andriko menyampaikan beberapa poin strategis terkait peran LKD sehingga dapat menjadi wadah untuk dapat melatih kemampuan diri dalam menyikapi berbagai persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat saat ini sehingga dapat berkontribusi juga bagi kemajuan daerah.

Baca Juga :  Sinyal Efisiensi BBM, Olahraga Atau ? Gubernur NTT  Melki Laka Lena Memilih Jalan Kaki ke kantor

“Kita ketahui bersama bahwa masalah mendasar di NTT adalah Kemiskinan, Kemiskinan Ekstrem serta Stunting. Fatayat NU diharapkan berperan aktif dan berkontribusi dalam mengatasi persoalan kemiskinan, kemiskinan ekstrem, stunting, juga beberapa kasus seperti kasus bunuh diri, kekerasan terhadap perempuan, dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Akar dari semua ini adalah kemiskinan. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi luar biasa untuk mengatasinya,” tegas Andriko.

 

  • Bagikan