Pemerintah NTT, jelas Ayodhia, terus berupaya melakukan penurunan angka prevalensi stunting di NTT melalui kerjasama lintas sektoral, dengan pendekatan spesifik dan sensitif.
“Melalui kerjasama lintas sektoral ini, kita targetkan angka stunting turun di tahun 2025 nanti, mencapai 4,8 persen,” katanya
Masih dibidang kesehatan, Ayodhia Kalake menyebutkan Pemerintah Provinsi NTT terus berkomitmen untuk menekan angka kematian ibu (AKI) dan anak melalui berbagai upaya dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan (Nakes), peningkatan fasilitas kesehatan (Faskes), dan evaluasi yang terus-menerus dilakukan.
“ Daya yang ada menunjukan AKI pada tahun 2023 sebanyak 135 kasus atau menurun dibandingkan dengan tahun 2022 dengan jumlah kasus sebanyak 171 kasus ,” sebut Ayodhia Kalake.
Sementara kasus kematian bayi pada tahun 2023, , jumlahnya mengalami penurunan yakni 1.065 kasus dibandingkan dengan tahun 2022 yaitu 1.139 kasus.
“Sampai dengan bulan Juli tahun 2024, jumlah kasus AKI yakni 71 kasus. Sementara sampai Juli 2024, jumlah kasus kematian bayi capai 521 kasus,” kata Ayodhia Kalake.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











