ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sembilan Nelayan Dievakuasi Usai Alami Mati Mesin di Perairan Pulau Dae

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG,fokusnusatenggara.com Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi sembilan nelayan dari KM Erdogan yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Dae, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (21/6/2025).

Seluruh awak kapal ditemukan dalam keadaan selamat berkat koordinasi dan kerja cepat Tim SAR Gabungan. Operasi SAR ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, S.Sos., M.M., dengan menunjuk Kasi Operasi dan Siaga, Muhdar S.Sos., sebagai On Scene Coordinator (OSC) di lapangan.

Informasi mengenai insiden ini pertama kali diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang pada pukul 15.20 WITA dari Bapak Indra, nahkoda KM Erdogan. Kapal nelayan jenis 9 GT berwarna putih biru ini, dengan sembilan awak, dilaporkan berangkat dari perairan Nawen menuju Pelabuhan Perikanan Kupang pada 21 Juni 2025 sekitar pukul 13.05 WITA. Namun, sekitar pukul 14.00 WITA, kapal tersebut mengalami mati mesin di koordinat 9°57’07.06″S – 0123°32’10.08″E, yang kemudian dilaporkan untuk meminta bantuan SAR.

Baca Juga :  Luar Biasa ! Pendekatan Persuasif Kapolres Malaka Kantor BKD Malaka Yang Disegel Aliansi R4 Dibuka Kembali

Menanggapi laporan darurat tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang segera memberangkatkan KN SAR Antareja 233 pada pukul 15.40 WITA. Kapal ini membawa 14 ABK dan 6 personel rescuer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang. Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari unsur Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Navigasi Kupang, Bakamla Kupang, dan KSOP Kupang.

Baca Juga :  Polda NTT dan Jajaran Sembelih 115 Hewan Kurban di Hari Idul Adha 1446 H

Pada pukul 17.25 WITA, KN SAR Antareja 233 tiba di lokasi. Tim SAR segera melakukan koordinasi dan langsung melaksanakan proses evakuasi terhadap kesembilan korban, yaitu Indra A. (Nahkoda), Moris, Wadi, Reynolds, Onest, Brian, Junaidi, Hamid, dan Kamal.

  • Bagikan