ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ditpolairud Polda NTT Jadi Ujung Tombak Pencarian, 3 Penyelam Hilang di Pangabatang Akhirnya Selamat

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
kapal
Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, 3 Penyelam Hilang di Pangabatang Ditemukan Selamat ( Ist )

SIKKA, fokusnusatenggara.com — Operasi pencarian tiga penyelam yang hilang di perairan Pulau Pangabatang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya berbuah manis. Tiga korban ditemukan dalam kondisi selamat setelah Tim SAR Gabungan melakukan pencarian hingga hari kedua, Senin (5/10/2026).

Di tengah luasnya wilayah pencarian dan kondisi arus laut yang cukup kuat, Ditpolairud Polda NTT ikut menjadi kekuatan penting dalam operasi tersebut. Personel Ditpolairud mengerahkan KP.P. Sukur 3007 untuk menyisir perairan sekitar Teluk Maumere.

Peran tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 09.05 WITA, Tim 1 yang menggunakan KP.P. Sukur 3007 berhasil menemukan Frederik Horimpun (39), warga negara Indonesia asal Maumere yang merupakan dive guide.

Baca Juga :  Personil Polairud Polda NTT Cokok Nelayan Sikka Usai Tangkap Dua Penyu

Sementara dua korban lainnya, yakni Dervla Mulligan (28) dan Darragh (27), warga negara Irlandia, ditemukan sekitar pukul 09.00 WITA oleh Tim 2 menggunakan KN. SAR Punta Dewa 205.

Dengan ditemukannya tiga korban tersebut, seluruh penyelam yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya berhasil diselamatkan. Sehari sebelumnya, seorang penyelam bernama Patricia (42), warga negara Austria, juga telah ditemukan dalam keadaan selamat.

Baca Juga :  Ops Semana Santa Turangga 2026, Ditpolairud Polda NTT Pastikan Armada Laut Siap Pengamanan

Peristiwa itu bermula pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 10.00 WITA ketika enam orang melakukan aktivitas diving di kawasan perairan Pulau Pangabatang. Mereka terbagi dalam dua kelompok dan masing-masing didampingi seorang dive guide.

Namun, kondisi arus yang cukup kuat membuat empat orang dari kelompok kedua belum kembali ke permukaan. Laporan kejadian kemudian diterima sekitar pukul 14.10 WITA dari seorang tour guide bernama Riana.

Tim SAR Gabungan langsung bergerak melakukan pencarian dengan memperhitungkan kondisi laut, arah arus serta kemungkinan titik hanyut para korban. Pada hari kedua, pencarian diperluas dengan mengerahkan sejumlah sarana laut.

Baca Juga :  Kapolda NTT Tanam Terumbu Karang Bersama Komunitas Anana Laut dan Beta Cinta Laut, Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Laut NTT 

Sejak pukul 05.30 WITA, KP.P. Sukur 3007 milik Ditpolairud Polda NTT mulai menyisir perairan sekitar Teluk Maumere. Personel juga memeriksa sejumlah rumpon yang diperkirakan dapat menjadi titik yang dilalui korban apabila terbawa arus.

Dirpolairud Polda NTT Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H., mengapresiasi kerja cepat seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut. Menurutnya, keselamatan para korban menjadi tujuan utama seluruh personel di lapangan.

  • Bagikan