ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

TPNPB OPM Klaim Tembak Satu Oknum Anggota TNI di Kabupaten Asmat Papua

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Selain itu masih dalam siaran rilisnya itu Sebby Sambom mendesak Presiden Prabowo Subianto menghentikan penggunaan warga sipil sebagai agen.

“Kami minta Presiden dan petinggi militer Indonesia jangan jadikan warga sipil, orang asli Papua sebagai Intel untuk memata-matai kegiatan OPM. Jika nekat kami tembak mati ,” sebut Sebby Sambom.

Dia menyebutkan penegasan tidak menggunakan warga sipil sebagai intel terbukti dimana Minggu 21 September 2025, Pasukan TPNPB OPM menembak mati dua orang agen intel terbukti. Keduanya selama ini disusupkan bekerja di lokasi pertambangan emas ilegal di wilayah Korowai.

Baca Juga :  TPNPB OPM Apresiasi Seratus Umat Katolik Timor Leste Ikut Missa Paus di Dili Bawa Bendera Bintang Kejora

Eksekusi mati dua anggota yang dituding sebagai intel itu dilkukan anggota Pasukan TPNPN OPM Kodap XVI Yahukimo dipimpin Mayor Kopitua  Heluka

“ Dua korban yang ditembak mati pasukan kami TPNPB OPM di Yahukimo adalah bukti bahwa pemerintah colonial Indonesia mendidik warga sipil menjadi agen intel. Mereka dididik sebagai Komcad dan Banpol lalu membuang mereka ke garis depan ,” tutup Sebby Sambom.

Baca Juga :  Pastikan Siap Amankan Natal dan Tahun Baru, Polda NTT Gelar Latpraops Lilin Turangga 2024

Hingga berita ini dipublikasi, belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan terkait kejadian tersebut.

  • Bagikan