ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

TPNPB OPM Klaim Tembak Mati Anggota Intelijen Militer Indonesia di Sugapa Papua

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Selain itu, TPNPB juga mengaku bertanggung jawab atas penembakan dua aparat militer di Bandara Bilogai sehari sebelumnya. Pihak TPNPB menyebut bahwa mereka secara terbuka telah membuka medan perang di Sugapa dan menyerukan agar seluruh aktivitas masyarakat sipil dan pemerintahan dihentikan sementara waktu demi alasan keamanan.

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB juga mengeluarkan imbauan tegas kepada aparat militer Indonesia untuk tidak memasuki rumah-rumah warga sipil di wilayah konflik. Mereka memperingatkan bahwa tindakan tersebut berpotensi menimbulkan korban tambahan di kalangan masyarakat.

“Jika militer tetap menyusup ke rumah warga, kami tidak segan-segan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang kami anggap terlibat,” tegas Sebby Sambom.

Baca Juga :  TPNPB OPM Kecam Kedubes RI di Port Moresby Larang Wartawan BenarNews Liput Kunjungan Menhan Prabowo

Sebby menegaskan bahwa perjuangan TPNPB untuk kemerdekaan Papua akan terus berlanjut. “ Kami berkuang, berperang dengan militer Indonesia hingga merebut kembali kemerdekaan Papua yang dicaplok Indonesia. Karena itu kami berjuang hingga titik darah penghabisan ,” ungkap Sebby Sambom.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak aparat keamanan terkait insiden tersebut. Kondisi di Sugapa dan sekitarnya dilaporkan dalam situasi siaga, dengan aktivitas warga dilaporkan menurun drastis.

Baca Juga :  Korupsi Dana Desa Rp650 Juta Untuk Judol, Avensius Galus  Mantan Kades Lale Welak Ditahan Penyidik Kejari Labuan Bajo

Siaran pers ini ditandatangani langsung oleh Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom, dan didukung oleh jajaran pimpinan tinggi TPNPB-OPM, antara lain Panglima Tinggi Jenderal Goliat Tabuni, Wakil Panglima Letnan Jenderal Melkisedek Awom, Kepala Staf Umum Mayor Jenderal Terianus Satto, dan Komandan Operasi Umum Mayor Jenderal Lekagak Telenggen.

  • Bagikan