ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ricuh Eksekusi Tanah di Belu, Satu Polisi dan Panitera Pengadilan Terluka Akibat Lemparan Massa

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Atambua dan saat ini dalam kondisi stabil,” jelas Kombes Henry.

Melihat situasi yang tidak kondusif, Pengadilan Negeri Atambua kemudian menunda sementara proses eksekusi untuk mencegah korban lebih banyak dan menjaga keamanan masyarakat.

Situasi Berhasil Dikendalikan

Meski sempat terjadi aksi penolakan, Kabidhumas Polda NTT memastikan situasi dapat dikendalikan berkat kesigapan personel gabungan di lapangan.

Baca Juga :  Polda NTT Siap Amankan Operasi Semana Santa 2025, Fokus pada Keamanan dan Kelancaran Ibadah

“Pengamanan dilakukan secara persuasif dan terukur. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan aparat,” tegasnya.

Polda NTT: Hormati Proses Hukum

Kombes Henry mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak berwenang.

“Polda NTT berkomitmen menjaga stabilitas keamanan sehingga pelaksanaan eksekusi di kemudian hari dapat berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan hukum,” pungkasnya

  • Bagikan