“Peringatan penting terhadap warga sipil orang imigran Indonesia jika terus berkeliaran di wilayah konflik bersenjata kami akan cap sebagai agen intelejen militer pemerintah Indonesia. Kami akan cari kesempatan tembak mati ,” tegas Sebby Sambom.
Lontaran ancaman kelompok separatis Papua Merdeka ini, bukan kali pertama. Di awal pekan lalu, Markas Pusat TPNPB-OPM juga menyampaikan akan melakukan operasi penyerangan besar-besaran di Puncak Jaya, Papua Tengah.
Sebby dalam penjelasannya mengatakan, penyerangan tersebut disepakati setelah dua pentolan kelompok bersenjata Papua Merdeka, Lekagak Telenggen dan Yuniro Enumbi melangsungkan pertemuan.
Lekakak Telenggen adalah komandan operasi umum sayap bersenjata Papua Merdeka di seluruh wilayah Papua. Sedangkan Yuniro Enumbi merupakan pemimpin kelompok bersenjata di wilayah Distrik Yambi di Puncak Jaya.
“Dalam pertemuan tersebut, pasukan TPNPB di Puncak Jaya telah menyepakati keputusan bersama bahwa, pembentukan pos-pos militer Indonesia di wilayah operasi TPNPB di Puncak Jaya segera dihentikan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











