ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pasukan TPNPB OPM Klaim Tembak Mati Mantan Kapolsek Mulia Iptu Djamal  di Puncak Jaya

Avatar photo
Reporter : DICKY TAUNAISEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Peringatan penting terhadap warga sipil orang imigran Indonesia jika terus berkeliaran di wilayah konflik bersenjata kami akan cap sebagai agen intelejen militer pemerintah Indonesia. Kami akan cari kesempatan tembak mati ,” tegas Sebby Sambom.

Lontaran ancaman kelompok separatis Papua Merdeka ini, bukan kali pertama. Di awal pekan lalu, Markas Pusat TPNPB-OPM juga menyampaikan akan melakukan operasi penyerangan besar-besaran di Puncak Jaya, Papua Tengah.

Sebby dalam penjelasannya mengatakan, penyerangan tersebut disepakati setelah dua pentolan kelompok bersenjata Papua Merdeka, Lekagak Telenggen dan Yuniro Enumbi melangsungkan pertemuan.

Baca Juga :  TPNPB OPM Klaim Tembak Mati Tiga Anggota TNI dan Kibarkan Bendera Bangsa BK di Pos Militer Indonesia

Lekakak Telenggen adalah komandan operasi umum sayap bersenjata Papua Merdeka di seluruh wilayah Papua. Sedangkan Yuniro Enumbi merupakan pemimpin kelompok bersenjata di wilayah Distrik Yambi di Puncak Jaya.

“Dalam pertemuan tersebut, pasukan TPNPB di Puncak Jaya telah menyepakati keputusan bersama bahwa, pembentukan pos-pos militer Indonesia di wilayah operasi TPNPB di Puncak Jaya segera dihentikan.

Baca Juga :  Breaking News, Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni Hilang usai Kontak Tembak dengan TPNPB OPM

 

  • Bagikan