ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dulu Rp300 Ribu, Kini Rp30 Ribu! Sumur Bor Polda NTT Bikin Warga Belo Tarik Napas Lega

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Sumur
Kapolda NTT menandatangani Prasasti pengresmian Sumur Bor ( Ist )

Karena itu, Alfons mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Kapolda NTT dan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar pembangunan fasilitas, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Ucapan syukur juga datang dari Ketua RT 22 Kelurahan Belo, Ofris Kaseh. Ia mengatakan pengajuan sumur bor yang disampaikan warga mendapat respons cepat dari kepolisian dan langsung ditindaklanjuti dengan survei lapangan.

“Surat saya masuk itu tidak sampai satu minggu, langsung direspons dengan begitu cepat. Tim langsung turun survei lapangan. Bapak Babin yang aktif luar biasa mensurvei lapangan, koordinasi, dan kami mendapatkan bantuan itu,” ujar Ofris.

Baca Juga :  Patroli Ramadan, Satgas Tindak Operasi Ketupat Turangga 2026 Amankan Titik Keramaian di Kupang

Manfaat perhatian kepolisian, lanjut Ofris, tidak hanya dirasakan melalui sumur bor. Warga juga mendapat bantuan lampu jalan yang membuat lingkungan lebih terang pada malam hari.

“Sejak bantuan lampu jalan dari Bapak Kapolda, tidak ada lagi pencurian. Kami sangat rasakan hal yang luar biasa,” katanya.

Pada Rabu (30/9/2026), Kapolda NTT meresmikan delapan titik sumur bor bantuan di Kota Kupang. Peresmian dipusatkan di RT 005/RW 003, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa. Secara keseluruhan terdapat 34 titik sumur bor bantuan Kapolda NTT yang dibangun di wilayah Kota Kupang.

Baca Juga :  Bank NTT Dan BNN Sepakat Perangi Narkoba Bersama

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih.

“Bantuan sumur bor ini merupakan wujud nyata kepedulian Bapak Kapolda NTT terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperoleh akses air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi warga,” ujar Henry.

Baca Juga :  Polda NTT Tahap II Tersangka Dugaan Penyelundupan Manusia ke Kejari Kota Kupang

Bagi warga Belo, ukuran keberhasilan bantuan itu kini bukan hanya terlihat dari air yang mengalir. Dampaknya terasa langsung dari berkurangnya uang yang harus dikeluarkan setiap bulan untuk membeli air. Dari hampir Rp300 ribu menjadi sekitar Rp30 ribu, sumur bor tersebut menjadi bagian penting dalam meringankan beban ekonomi keluarga

  • Bagikan