KUPANG, FokusNusaTenggara.com — Baru beberapa saat menghirup udara dunia, seorang bayi perempuan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, harus meregang nyawa secara tragis.
Bayi dengan berat sekitar 3 kilogram itu lahir dalam kondisi sehat di sebuah kamar kos di Kelurahan Oebobo, Kota Kupang. Namun, kebahagiaan kelahiran justru berubah menjadi tragedi mengerikan.
Bayi malang tersebut diduga dibunuh oleh pasangan kekasih NEL (23) dan NTM (23), yang panik setelah kelahiran bayi dari hubungan mereka di luar pernikahan.
Peristiwa memilukan itu terjadi pada Selasa (1/10/2026) sekitar pukul 03.00 WITA. NEL melahirkan secara normal tanpa bantuan tenaga medis, sementara NTM berada di lokasi dan membantu proses persalinan.
Bukannya menyelamatkan bayi yang baru lahir, kepanikan justru membuat keduanya mengambil keputusan fatal. Mereka disebut takut hubungan mereka diketahui orang lain dan merasa belum siap menghadapi kehidupan rumah tangga.
Dalam kondisi panik tersebut, NTM kemudian membekap mulut bayi menggunakan celana pendek berwarna merah milik NEL.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











