Pada kesempatan tersebut Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, S.E., M.M, menyampaikan unek-unek masyarakat yang ada di Naktuka kepada Perdana Menteri Negara Republik Demokratik Timor-Leste Bapak Kay Rala Xanana Gusmao.
Perdana Menteri Negara Republik Demokratik Timor-Leste Bapak Kay Rala Xanana Gusmao menyampaikan saat di ruang transit Wisma Indonesia tentang masyarakat di Naktuka.
“Masyarakat, baik masyarakat Indonesia maupun Timor Leste, tetap boleh bekerja di wilayah Naktuka dengan syarat harus damai. Tidak bawa senjata, tidak bawa pistol, dan tidak bawa narkoba karena mereka sebenarnya masih saudara ,” Xanana Gusmao.
Ditempat yang sama juga Danrem menyampaikan aspirasi masyarakat amfoang timur agar dapat mengolah lahan pertanian di wilayah naktuka dengan syarat tetap menjaga ketertiban dan kedamaian di tapas batas sehingga masyarakat merasakan kesejahteraan.
” Saya setuju dengan Maun Xanana bahwasannya masyarakat kedua negara harus tetap bekerja mengolah lahan pertanian asal tidak membawa barang dan obat-obatan terlarang. Masalah batas wilayah biar Pejabat berwenang kedua negara yang menyelesaikannya,” pungkas Danrem 161/Wira Sakti
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











