Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Keluarga, yang menerima kabar tersebut, menganggap kematian Marselinus sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.
“Sesuai keyakinan keluarga, korban meninggal dunia akibat gantung diri,” tambah AKBP Agung.
Meskipun keluarga menolak autopsi, pihak kepolisian dari Polsek Takari tetap melanjutkan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi di kantor Polsek.
Kejadian ini menarik perhatian masyarakat setempat, dan pihak kepolisian menghimbau semua pihak untuk tetap tenang serta tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian Marselinus Laome.
Penanganan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan semua informasi terkait kematian ini, dan masyarakat diminta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan serta menjaga ketenangan di lingkungan sekitar.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











