ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Sekali Injak Gas, Wagub Johni Terpukau! Mobil Listrik PLN Disebut Nyaman, Senyap dan Responsif

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
LIS
Wakil Gubernur Johni Asadoma mengecas batre mobil listrik ( Ist )

Namun, menurut Roihan, pertumbuhan kendaraan listrik harus diikuti kesiapan ekosistem. Tidak cukup hanya menambah kendaraan, fasilitas pengisian daya dan bengkel khusus juga perlu semakin dekat dengan pengguna.

“Harapan kami ke depan, seiring berkembangnya SPKLU, kemudahan akses ke bengkel-bengkel khusus kendaraan listrik juga terus diperluas,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, melihat kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebagai investasi jangka panjang. Menurutnya, infrastruktur tersebut akan menjadi bagian penting dalam perubahan pola mobilitas masyarakat perkotaan.

Baca Juga :  Srikandi PLN Hadir di Pengungsian, Pulihkan Keceriaan Anak-Anak Korban Bencana NTT

“Bagi kami, SPKLU bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan investasi masa depan,” tegas Serena.

Ia ingin perkembangan transportasi listrik ikut mendorong Kota Kupang menjadi kota yang lebih nyaman dan berorientasi pada keberlanjutan. “Kita ingin menjadikan Kota Kupang rumah bersama yang semakin maju, nyaman, dan layak diwariskan bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Test drive tersebut digelar PLN Unit Induk Wilayah NTT dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. Rangkaian kegiatan dimulai dari Kantor PLN UIW NTT, sekaligus menandai peresmian SPKLU Ultra Fast Charging berkapasitas 120 kW, kemudian bergerak menuju Kantor Gubernur NTT dan Kantor Wali Kota Kupang sebelum kembali ke titik awal.

Baca Juga :  Wagub Johni Asadoma Resmikan NTT Mart Sabu Raijua, Tekankan Standarisasi Kualitas Produk

General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, mengatakan pengalaman langsung para pimpinan daerah diharapkan membuka gambaran bahwa kendaraan listrik sudah semakin siap digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

“Kendaraan listrik bukan lagi sebatas teknologi masa depan, melainkan solusi transportasi masa kini yang nyaman, senyap, responsif, dan hemat biaya,” jelas Eko.

Menurut Eko, bagi NTT yang memiliki karakter wilayah kepulauan, kendaraan listrik memiliki nilai strategis karena dapat memanfaatkan pasokan kelistrikan PLN sekaligus membantu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak.

Baca Juga :  Cahaya Paskah di Mbatakapidu: Menjemput Harapan Baru Melalui Aliran Listrik PLN

PLN UIW NTT bersama Pemprov NTT, Pemkot Kupang dan Forkopimda pun terus mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik. Bagi PLN, semakin luas infrastruktur pengisian daya dan semakin banyak masyarakat mengenal langsung kendaraan listrik, semakin terbuka pula jalan menuju transportasi NTT yang lebih bersih dan berkelanjutan.

  • Bagikan