ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Pengacara Kondang Jakarta asal NTT Minta Konflik Berdarah di Adonara Segera Diakhiri, Bila Perlu Direlokasi

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

JAKARTA, fokusnusatenggara.com- Konflik berdarah di Adonara antara Desa Bugalima dan Ile Pati yang diduga dipicu karena sengketa tanah hingga mengakibatkan 2 korban jiwa dan puluhan rumah terbakar menjadi perhatian publik dan banyak sorotan dari berbagai kalangan.

Salah satunya Erles Rareral pengacara asal NTT yang saat berkiprah di Jakarta. Dia menghimbau kepada sesama saudara-saudara yang berada di Pulau Adonara Flores Timur menahan diri segera mengakhiri pertikaian, permusuhan konflik yang terjadi sedang terjadi.

“Saya Erles Rareral, dari lubuk hati yang paling dalam memohon agar saudara-saudaraku segera mengakhiri konflik tersebut. Dan bagi Pejabat Bupati Flores Timur dan para Muspida, segera menyelesaikan konflik tersebut, rangkullah kedua bela pihak, peluklah mereka dengan kasih ,” pinta Erles Rareral ( 25/10).

Baca Juga :  Sekda Belu Minta OPD Percepat Penyerapan Anggaran

Selain minta para pertikaian tersebut diredam, Erles juga menawarkan agar agar mereka direlokasi ke lahan milik leluhurnya di Maurole Kabupaten Ende.

“ Dari lubuk hati yang paling dalam, mencari tahu penyebab akar permasalahan yang terjadi, padamkan jentik-jentik perpecahan, benih-benih permusuhan, sekat-sekat perbedaan. Salah satu jalan keluar adalah mereka direlokasi. Saya relakan lahan leluhurku di pantai utara, Maurole untuk menjadi lokasi mereka  direlokasi ,” jelas Erles.

Baca Juga :  Walikota Bantu WiFi Untuk Karang Taruna Kota Kupang

“ Dari pada sekarang didamaikan namun kedepan akan terjadi lagi. Karena konflik lahan adat ini sudah beberapa kali terjadi. Untuk itu saya minta Pemda setempat pikirkan relokasi.  Dan secara sukarela, saya hibahkan  lahan leluhur saya di Maurole ,” tambah Erles

  • Bagikan