“PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga ingin memberikan kontribusi nyata melalui program sosial. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas Kelompok Penenun Maubokul dan memperluas pasar untuk kain tenun khas Sumba,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Desa Maubokul Kopa Rihi, mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh PLN. Ia menyebut bahwa bantuan ini sangat bermanfaat bagi kelompok penenun, terutama dalam mempertahankan keberlanjutan usaha mereka,
“Kami sangat bersyukur atas perhatian PLN kepada masyarakat di Desa Mondu ini. Bantuan ini tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian budaya yakni tradisi menenun yang telah menjadi identitas kami,” kata Kopa Rihi.
Adapun bantuan yang di berikan berupa 2 set peralatan tenun dan juga pelatihan pembuatan tenun ikat selama 2-3 Bulan kepada Kelompok Penenun Maubokul yang beranggotakan 20 orang. Paket Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi serta kualitas hasil tenun yang menjadi kebanggaan budaya Sumba Timur.
Dengan adanya bantuan ini, Kelompok Penenun Mau bokul optimistis dapat terus berkembang dan menghasilkan produk tenun yang lebih berkualitas. Program TJSL PLN melalui PLN Peduli ini menjadi bukti nyata kolaborasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sumba Timur.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











