Die menyebutkan pula, BPTD juga mengusulkan pengembangan website terpadu yang memuat jadwal transportasi darat, laut, dan udara.
“ Website ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses informasi layanan transportasi serta meningkatkan koordinasi antarlembaga secara real-time ,” katanya.
Di sektor transportasi laut kata dia, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kupang memastikan rampcheck terhadap seluruh armada, baik kapal perintis maupun komersial, telah selesai 100 persen.
“ Pelindo selaku pengelola Pelabuhan Tenau Kupang telah memperbaiki fasilitas seperti pemasangan kanopi pada jalur debarkasi dan perluasan terminal penumpang ,” kata Robert.
Selain itu, menurut dia dalam rapat persiapan tersebut, PT Pelni dan PT ASDP Indonesia Ferry turut mendukung dengan menambah satu unit kapal perintis Garda Nusantara 10 untuk rute Kupang-Pulau Kera-Sulamu (PP) dan KM Lambelu untuk rute ke berbagai daerah strategis hingga Tarakan dan Nunukan.
Pada sektor transportasi udara, AirNav Indonesia menyatakan bahwa seluruh peralatan navigasi telah dikalibrasi untuk mendukung lonjakan penerbangan selama musim liburan.
“Jam operasional bandara di NTT akan dimulai pukul 05.30 hingga 20.30 WITA dengan fleksibilitas penyesuaian. Langkah antisipasi cuaca ekstrem juga dilakukan melalui koordinasi dengan BMKG, Otoritas Bandar Udara, dan PT Angkasa Pura I,” tambahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











