“Kedekatan Polri dengan masyarakat perlu terus dirawat melalui komunikasi yang baik, sikap saling menghormati dan kepedulian terhadap lingkungan sosial,” ujarnya.
Menurutnya, nilai spiritual yang diperoleh setiap anggota Polri harus menjadi kekuatan dalam menjalankan tugas. Polisi dituntut tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga mampu memberikan pelayanan dengan ketulusan dan sikap humanis.
Momentum Purnama juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antarsesama. Personel Polri yang hadir berinteraksi dengan masyarakat di lingkungan Pura Agung Giri Kertha Bhuana dalam suasana penuh kekeluargaan.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tugas aparat kepolisian. Masyarakat memiliki peran penting dalam mempertahankan kerukunan dan menciptakan lingkungan yang aman serta damai.
Di tengah keberagaman NTT, semangat saling menghormati menjadi modal penting untuk menjaga persatuan. Karena itu, pendekatan melalui kegiatan keagamaan dan sosial dinilai menjadi salah satu cara memperkuat kepercayaan antara polisi dan masyarakat.
Minggu Kasih di Pura Agung Giri Kertha Bhuana pun menjadi pengingat bahwa kehadiran Polri bukan hanya soal penegakan hukum. Lebih dari itu, polisi diharapkan hadir sebagai bagian dari masyarakat, mendengar, membangun komunikasi dan bersama-sama menjaga kerukunan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar. Dari Pura Agung Giri Kertha Bhuana, pesan yang dibawa Polda NTT kembali menguat: kerukunan, toleransi dan kedekatan dengan masyarakat merupakan fondasi penting untuk menjaga NTT tetap aman dan damai
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











