ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Garam NTT Meledak 30 Persen, Produksi Tembus 20.542 Ton dan Bidik Pasar Nasional

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Ani
Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT Stefania Tunga Boro, NTT Punya Peluang Besar Jadi Pemasok Utama ( Ist )

Jika produksi garam rakyat dan garam industri terus ditingkatkan, NTT memiliki peluang semakin besar untuk mengambil bagian dalam memenuhi kebutuhan garam nasional.

Stefania menjelaskan, peluang tersebut semakin terbuka karena kebutuhan garam nasional saat ini mencapai sekitar lima juta ton. Namun, sekitar 2,6 juta ton kebutuhan tersebut masih harus dipenuhi melalui impor.

Kondisi itu menunjukkan masih terbukanya ruang yang sangat besar bagi daerah penghasil garam, termasuk NTT, untuk meningkatkan produksi sekaligus memperluas pasar.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Pabrik Konsentrat PT Bhakti Alam: Harapan Baru Ekonomi Kabupaten Kupang

Salah satu kawasan yang diproyeksikan menjadi sentra pengembangan garam adalah Kabupaten Rote Ndao. Daerah tersebut memiliki potensi lahan tambak garam yang diperkirakan mencapai 10.000 hingga 13.000 hektare.

“Kabupaten Rote Ndao menjadi salah satu kawasan yang diproyeksikan sebagai sentra pengembangan, dengan potensi lahan tambak garam mencapai 10.000 hingga 13.000 hektare,” ujar Stefania.

Baca Juga :  Inilah Hasil Lengkap RUPS dan RUPS LB Bank NTT Tahun 2024

NTT sendiri memiliki 14 kabupaten penghasil garam. Dengan optimalisasi lahan, penerapan teknologi, peningkatan produktivitas serta penguatan akses pasar, NTT berpeluang memperbesar kontribusinya terhadap pasokan garam dalam negeri dan ikut menopang target swasembada garam nasional pada 2027

  • Bagikan